Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan
Minggu, 05 September 2010
SRIWIJAYA FC
Dulu Sumatra Selatan pernah memiliki duta sepakbola yang amat harum namanya yaitu Kramayudha Tiga Berlian. Kini Sriwijaya FC adalah simbol baru sepakbola di Bumi Sriwijaya itu. Sudah 20 tahun masyarakat Sumsel tidak merasakan kegembiraan ini, semenjak era keemasan Kramayudha Tiga Berlian yang merajai Galatama.
Sama seperti masyarakat Indonesia atau masyarakat dunia lainnya, sebagian besar warga Sumsel merupakan penggila sepakbola. Selama puluhan tahun mereka hanya menjadi penggemar tim-tim mancanegara. Mereka begitu fasih dengan pemain-pemain dari Inggris, Italia, Jerman, Belanda atau Prancis.
Tapi, sejak tiga tahun terakhir, ketika Gubernur Sumsel Syahrial Oesman meng-take over klub yang dulunya adalah Persijatim Solo itu menjadi SRIWIJAYA FC, para penggila sepakbola di propinsi ini, terutama anak-anak dan remaja, mulai menghiasi kamar mereka dengan kostum klub tersebut yang dibumbui tanda tangan Ferry Rotinsulu, Zah Rahan, Renato, Toni Sucipto, Christian Lenglolo dan Kayamba. Bahkan, tidak sedikit menempeli dinding kamar dengan foto mereka saat bertemu para pemain Sriwijaya FC yang sudah menyukai pempek.
Mereka tidak hanya menyebut David Beckham, Ronaldo, atau Michel Ballack, untuk pemain sepakbola. Mereka tidak malu, bahkan bangga, menyebut nama Ferry Rotinsulu atau Toni Sucipto.
Sriwijaya FC telah menjadi simbol kebersamaan bagi sekian juta rakyat Sumsel yang memiliki beragam profesi, etnis, status sosial, maupun kepercayaan. Saat Keith Gumbs Kayamba menjebol gawang tim lawan, Palembang, Ogan, Enim, orang Sekayu, Komering, Ranau, dan Besemah, berteriak kegirangan secara bersamaan.
Dengan fakta ini pemerintah Sumsel sebetulnya telah menemukan simbol guna mendorong masyarakatnya untuk mendukung pembangunan yang dijalankan dan direncanakan. Pemanfaatan simbol ini tentu sangat berarti, bila dikaitkan dengan kepentingan publik, bukan semata kepentingan kelompok pemodal. Kita mungkin harus belajar dari Italia, sebuah negara yang hancur-lembur setelah kekalahan mereka dalam Perang Dunia II. Melalui permainan sepakbola, mereka mampu bangkit. Bukan hanya meningkatkan rasa percaya diri bangsa Italia, juga mendorong pembangunan ekonomi. Itu juga terjadi pada negara-negara miskin di Amerika Latin, seperti Brasil dan Argentina.
Bahkan, saat ini sepakbola mampu menjadi simbol perubahan bagi bangsa-bangsa di Afrika yang selama dua abad terakhir hidup dalam kemiskinan. Negara-negara yang sebelumnya dilirik sebelah mata, baik dalam ekonomi dan kebudayaan, kini menjadi buah bibir di banyak negara, termasuk di Indonesia, misalnya Liberia, Nigeria, Senegal, atau Pantai Gading. Semua itu lantaran kiprah para pemain sepakbolanya.
Jadi, tidaklah heran bila sebagian orang berpendapat, saat ini sepakbola menjadi agama baru yang mampu mempersatukan banyak manusia di muka bumi ini. Padahal, dua abad lalu, misalnya di Inggris, sepakbola menjadi olahraga atau permainan yang sangat dilarang penguasa. Bahkan, ancaman mereka yang bermain sepakbola cukup berat, yakni dihukum mati.
Ada beberapa hal yang juga harus diungkapkan dari keberhasilan Sriwijaya FC sejauh ini.
Pertama, penilaian bahwa masyarakat Sumsel berwatak keras, suka dengan kekerasan, dan cenderung tidak fair, ternyata tidak terbukti. Sampai saat ini, sporter atau pendukung Sriwijaya FC, dikenal sopan dan tertib. Menang atau kalah, mereka tetap menjaga ketertiban di dalam maupun di luar stadion. Bahkan, mereka pun dengan senang hati membeli tiket, bukan berebut atau mendorong pintu stadion agar dapat menonton secara gratis.
Kedua, meskipun menghadapi sedikit kendala keuangan, ternyata dukungan pemerintah maupun masyarakat Sumatra Selatan terhadap Sriwijaya FC, jauh lebih baik dibandingkan nasibnya dengan klub-klub lain di Indonesia. Bahkan, kebetulan atau tidak, empat klub yang masuk ke semi final Copa, merupakan klub yang kondisi keuangannya cukup baik, seperti Persija Jakarta, Persipura, Pelita Jaya, dan Sriwijaya FC.
Ketiga, Sriwijaya FC mampu menjadi media komunikasi yang efektif antara penyelenggara negara dengan masyarakat.
Keempat, meskipun belum ada pembuktian dalam sebuah penelitian, keberadaan Sriwijaya FC juga mendorong masyarakat Sumatra Selatan untuk senang berolahraga.
Buktinya, sejak Sriwijaya FC memberikan kebanggaan, lapangan futsal tumbuh bak jamur di Sumatra Selatan, sehingga setiap malam ratusan warga Sumatra Selatan bermain sepakbola. Menjadi sehat. Di sisi lain, keinginan orang untuk masuk ke ruang-ruang negatif, yang dapat mendorong bertindak salah, seperti narkoba, menjadi berkurang. Mereka yang keletihan sehabis bermain atau menonton sepakbola tentulah tidak tertarik untuk berpesta narkoba.
Dengan fakta ini juga, sangatlah wajar, sepakbola di Sumatra Selatan adalah Sriwijaya FC . Identitas ini (Sriwijaya FC), mampu menempatkan sepakbola menjadi simbol kebersamaan dan pembentuk masyarakat Sumatra Selatan yang lebih baik, yakni sehat dan berbudaya.
________________________________
________________________________
Thanks for : Detik Sport
Sabtu, 04 September 2010
Stadion Gelora Sriwijaya (juga disebut Stadion Jakabaring) adalah stadion multifungsi terbesar ketiga di Indonesia setelah Stadion Bung Karno dan Stadion Palaran. Terletak di Palembang, Indonesia, stadion ini juga diakui sebagai salah satu stadion terbaik yang bertaraf internasional. Kebanyakan, stadion ini difungsikan untuk tempat penyelenggaraan pertandingan-pertandingan sepak bola. Stadion dengan luas lahan sekitar 40 hektar ini dapat memuat hingga 36.000 - 40.000 orang dengan 4 tribun (A, B, C dan D) bertingkat mengelilingi lapangan. Tribun utama di sisi barat dan timur (A dan B) dilindungi atap yang ditopang 2 pelengkung (arch) baja berukuran raksasa. Bentuk atap stadion merupakan simbol kejayaan kemaharajaan Sriwijaya di bidang maritim yang dilambangkan oleh bentuk perahu dengan layar terkembang. Stadion ini beralamat di Jalan Gubernur H. A. Bastari, Jakabaring, Palembang.
Stadion yang mulai bangun pada tanggal 23 Januari 2001 ini ditujukan untuk menyelenggarakan PON XVI ketika kota Palembang ditunjuk sebagai penyelenggara pada tanggal 2 September 2004. Stadion ini diberi nama berdasarkan kemaharajaan maritim Sriwijaya yang berpusat di Palembang dan berhasil mempersatukan wilayah barat Nusantara pada abad 7 sampai dengan abad 12. Selain itu stadion ini juga merupakan markas dari klub sepak bola Indonesia, Sriwijaya FC. Stadion ini dipakai sebagai salah satu stadion yang menyelenggarakan pertandingan dalam Piala Asia 2007 sebagai pendamping Stadion Utama Gelora Bung Karno pada hari pertandingan ketiga dan juga perebutan tempat ketiga. rekor jumlah penonton terbanyak di stadion Jakabaring ini adalah saat kompetisi ISL 2008/2009 berlangsung saat Sriwijaya FC menjamu Persija Jakarta bahkan melebihi jumlah penonton saat pembukaan PON XVI.

Rabu, 01 September 2010
Selasa, 31 Agustus 2010
Rabu, 30 Juni 2010
STANLEY PARK (LIVERPOOL)

Status : baru
Kapasitas : 71.000
Tempat parkir : 970 mobil
Biaya : 450 juta euro
Pembukaan : agustus 2011
selain memiliki kapasitas 71.000 kursi, stadion ini memiliki keunikan berupa atap parabolik untuk memantulkan keriuhan supporter kelapangan dan ada juga beberapa bagian anfield yg akan dipertahankan yaitu tribun THE KOP GRANSTAND yang akan dibangun di Stanley park dengan kapasitas 18.000 penonton
CORNELLA NUEVO SARRIA (ESPANYOL)

Status : baru
Kapasitas : 40.000
Tempat parkir : 3278 mobil
Biaya : tdk disebutkan
Pembukaan : 2009
Espanyol membangun stadion baru yg lebig besar da representative dikawasan Cornella. Nantinya, stadion yg bernama Cornella Nuevo sarria ini akan memiliki beberapa fasilitas modern seperti atap dgn luas 36.000 meter persegi yg mampu menyerap tenaga surya.
WESERSTADION (WERDER BREMEN)

Status : renovasi
Kapasitas : 42.354 menjadi 50.000
Biaya : 60 juta euro
Untuk memperbaharui wajah stadion, pihak klub memutuskan untuk merombak stadion secara besar-besaran sejak mei 2008 lalu. Perubahan yg paling mencolok adalah penambahan kapasitas penonton. Slain itu jg atap stadion juga digantikan dengan menggunakan photovoltaic system yg bisa memproduksi tenaga listrik 750.000 kilowatt/jam.
OL-LAND (OLYMPIQUE LYONNAIS)

Status : baru
Kapasitas : 60.000
Tempat parkir : 4000 mobil
Biaya : 300 juta euro
Olympique lyon ingin menanamkan image sebagai klub terbaik di prancis dengan membangun stadion megah yg dilengkapi fasilitas ultramodern. Tak hanya itu, ol-land juga memiliki desain yg futuristis dgn atap transparan yg meamncarkan cahaya indah di malam hari, atap stadion tidak simetris. Namun menjangkau seluruh bagian luar lapangan.
LA PEINETA (ATLETICO MADRID)

Status : baru
Kapasitas : 73.000
Tempat parkir : tdk disebutkan
Biaya : 195 juta euro
Stadion ini direncanakan akan menjadi venue utama yg akan digunakan dalam kampanye Madrid sebagai tuan rumah olimpiade 2016. Lokasi stadion ini terbilang strategis karena tak jauh dari bandara ibukota spanyol Madrid.
RHEIN-NECKAR-ARENA (HOFFENHEIM)

Status : baru
Kapasitas : 30.500
Tempat parkir : tdk disebutkan
Biaya : 60 juta euro
PEMBUKAAN : 27 januari 2009
Stadion ini merupakan proyek ambisius bos hoffenheim dietmar hopp. Kapasitas stadion ini lebih besar dibanding populasi hoffenheim yaitu 3.300 org. hal itu tidak menjadi masalah karena klub ini memiliki ambisi untuk menjadi klub klub besar.
JUVENTUS ARENA ( JUVENTUS)

Status : baru
Kapasitas : 40.200
Tempat parkir : 4000 mobil
Biaya : 120 juta euro
PEMBUKAAN : mei 2011
Juventus arena merupakan stadion pertama di italia yg betul2 dimiliki klub, bukan pemerintah kota. Stadion ini dibangun dilokasi bekas stadion delle alpi yg ditinggalkan juventus 2006 lalu. Jika dilihat dari bentuknya stadion ini mengadaptasi Allianz arena milik muenchen.
BAYARENA (BAYER LEVERKUSEN)

Status : renovasi
Kapasitas : 22.500 menjadi 30.000
Biaya : 70 juta euro
PEMBUKAAN : awal musim 2009-10
Stadion ini mulai direnovasi pd awal 2007 lalu. Inti perubahan terlihat pada penambahan kapasitas penonton. Selain itu, stadion juga akan dilengkapi atap transparan. Penambahan atap ini akan mengubah wajah bayarena dr persegi panjang menjadi oval. Dan pada saat ini Leverkusen bermain di LTU Arena selama renovasi.
STADION DELLE AQUILE (LAZIO)

Status : baru
Kapasitas : 40.000
Tempat parkir : 8000 mobil
Biaya : TDK DISEBUTKAN
PEMBUKAAN : 2012
Lazio sudah merencanakan pembangunan stdion br sejak 2001 tahun lalu. Namun msh terganjal masalah financial. Atap stadion akan menggunakan atap transparan yg vmembuat seluruh rumput lapangan terkena sinar matahari,serta designnya yg menarik.
GAZPROM ARENA (ZENIT St. PETERSBURG)

Status : baru
Kapasitas : 62.000
Tempat parkir : tdk disebutkan
Biaya : TDK DISEBUTKAN
PEMBUKAAN : September 2010
Sejak tahun 2007 lalu zenith telah membangun stadion gazprom yg menggantikan stadion petrovsky. Stadion gazprom ini dibangun di atas stadion kirov yg diruntuhkan terlebih dahulu.
Source : Kisah-Dunia & (soccer edisi 25/IX)

Status : baru
Kapasitas : 71.000
Tempat parkir : 970 mobil
Biaya : 450 juta euro
Pembukaan : agustus 2011
selain memiliki kapasitas 71.000 kursi, stadion ini memiliki keunikan berupa atap parabolik untuk memantulkan keriuhan supporter kelapangan dan ada juga beberapa bagian anfield yg akan dipertahankan yaitu tribun THE KOP GRANSTAND yang akan dibangun di Stanley park dengan kapasitas 18.000 penonton
CORNELLA NUEVO SARRIA (ESPANYOL)

Status : baru
Kapasitas : 40.000
Tempat parkir : 3278 mobil
Biaya : tdk disebutkan
Pembukaan : 2009
Espanyol membangun stadion baru yg lebig besar da representative dikawasan Cornella. Nantinya, stadion yg bernama Cornella Nuevo sarria ini akan memiliki beberapa fasilitas modern seperti atap dgn luas 36.000 meter persegi yg mampu menyerap tenaga surya.
WESERSTADION (WERDER BREMEN)

Status : renovasi
Kapasitas : 42.354 menjadi 50.000
Biaya : 60 juta euro
Untuk memperbaharui wajah stadion, pihak klub memutuskan untuk merombak stadion secara besar-besaran sejak mei 2008 lalu. Perubahan yg paling mencolok adalah penambahan kapasitas penonton. Slain itu jg atap stadion juga digantikan dengan menggunakan photovoltaic system yg bisa memproduksi tenaga listrik 750.000 kilowatt/jam.
OL-LAND (OLYMPIQUE LYONNAIS)

Status : baru
Kapasitas : 60.000
Tempat parkir : 4000 mobil
Biaya : 300 juta euro
Olympique lyon ingin menanamkan image sebagai klub terbaik di prancis dengan membangun stadion megah yg dilengkapi fasilitas ultramodern. Tak hanya itu, ol-land juga memiliki desain yg futuristis dgn atap transparan yg meamncarkan cahaya indah di malam hari, atap stadion tidak simetris. Namun menjangkau seluruh bagian luar lapangan.
LA PEINETA (ATLETICO MADRID)

Status : baru
Kapasitas : 73.000
Tempat parkir : tdk disebutkan
Biaya : 195 juta euro
Stadion ini direncanakan akan menjadi venue utama yg akan digunakan dalam kampanye Madrid sebagai tuan rumah olimpiade 2016. Lokasi stadion ini terbilang strategis karena tak jauh dari bandara ibukota spanyol Madrid.
RHEIN-NECKAR-ARENA (HOFFENHEIM)

Status : baru
Kapasitas : 30.500
Tempat parkir : tdk disebutkan
Biaya : 60 juta euro
PEMBUKAAN : 27 januari 2009
Stadion ini merupakan proyek ambisius bos hoffenheim dietmar hopp. Kapasitas stadion ini lebih besar dibanding populasi hoffenheim yaitu 3.300 org. hal itu tidak menjadi masalah karena klub ini memiliki ambisi untuk menjadi klub klub besar.
JUVENTUS ARENA ( JUVENTUS)

Status : baru
Kapasitas : 40.200
Tempat parkir : 4000 mobil
Biaya : 120 juta euro
PEMBUKAAN : mei 2011
Juventus arena merupakan stadion pertama di italia yg betul2 dimiliki klub, bukan pemerintah kota. Stadion ini dibangun dilokasi bekas stadion delle alpi yg ditinggalkan juventus 2006 lalu. Jika dilihat dari bentuknya stadion ini mengadaptasi Allianz arena milik muenchen.
BAYARENA (BAYER LEVERKUSEN)

Status : renovasi
Kapasitas : 22.500 menjadi 30.000
Biaya : 70 juta euro
PEMBUKAAN : awal musim 2009-10
Stadion ini mulai direnovasi pd awal 2007 lalu. Inti perubahan terlihat pada penambahan kapasitas penonton. Selain itu, stadion juga akan dilengkapi atap transparan. Penambahan atap ini akan mengubah wajah bayarena dr persegi panjang menjadi oval. Dan pada saat ini Leverkusen bermain di LTU Arena selama renovasi.
STADION DELLE AQUILE (LAZIO)

Status : baru
Kapasitas : 40.000
Tempat parkir : 8000 mobil
Biaya : TDK DISEBUTKAN
PEMBUKAAN : 2012
Lazio sudah merencanakan pembangunan stdion br sejak 2001 tahun lalu. Namun msh terganjal masalah financial. Atap stadion akan menggunakan atap transparan yg vmembuat seluruh rumput lapangan terkena sinar matahari,serta designnya yg menarik.
GAZPROM ARENA (ZENIT St. PETERSBURG)

Status : baru
Kapasitas : 62.000
Tempat parkir : tdk disebutkan
Biaya : TDK DISEBUTKAN
PEMBUKAAN : September 2010
Sejak tahun 2007 lalu zenith telah membangun stadion gazprom yg menggantikan stadion petrovsky. Stadion gazprom ini dibangun di atas stadion kirov yg diruntuhkan terlebih dahulu.
Source : Kisah-Dunia & (soccer edisi 25/IX)
Langganan:
Postingan (Atom)













